Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

Bulan ramadhan kemarin ponpes nihayatul amal lampung selatan mengadakan acara “Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim”. acara ini dihadiri oleh 150 santri mulai dari TPA sampai usia dewasa dan akan dijadikan agenda tahunan. selain para santri juga hadir tokoh masyarakat sebagai tamu undangan dan seluruh dewan pengajar.

Acara buka bersama dan santunan anak yatim ini terselenggara berkat bantuan dari para donatur tetap tiap bulan maupun donatur yang khusus hanya itu acara tersebut. tak ketinggalan pula partisipasi masyarakat sekitar yang turut membantu baik materi maupun tenaganya.

Mudah-mudahan acara seperti ini bisa terus berjalan setiap tahun sesuai agenda pesantren. ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para dermawan dan segenap masyarakat yang turut membantu terselenggaranya acara ini. semoga Allah membalasnya dengan berlipat ganda sesuai dengan kontribusi yang diberikan… Amien.

Subhanallah… Orang Ini Menolak Uang Rp 10 M!

Ahli Matematika

KOMPAS.com — Sikap ahli Matematika Rusia, Dr Grigory Perelman (44), ini pantas diacungi jempol. Menganggap dirinya bukanlah orang yang pantas, ahli Matematika yang disebut orang tercerdas sedunia ini menolak pemberian hadiah senilai satu juta dollar AS atau sekitar Rp 10 miliar.

Penghargaan itu rencananya akan diberikan oleh Clay Mathematics Institute, sebuah lembaga asal Amerika Serikat kepada pria yang tinggal di flat sederhana di St Petersburg, bulan Maret lalu. Sebab, Perelman mampu memecahkan Konjektur Poincare, yang sudah satu abad memusingkan matematikawan. Solusi itu dia posting lewat internet.

Baca lebih lanjut

Semua SD-SMA di Bangka Dipasang Internet

Internet

BANGKA, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, menyiapkan dana Rp 207 juta guna pemasangan jaringan internet di semua sekolah.

“Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010,” kata Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, Yunan Helmi, di Sungailiat, Senin (12/7/2010).

Ia mengatakan, program ini untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui sistem informasi teknologi sekaligus mempermudah pihaknya melakukan pengawasan di setiap sekolah.

Baca lebih lanjut

Biaya Naik Haji Turun Rp 327.000

Ongkos Naik Haji Turun

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Agama Suryadharma Alie mengatakan, biaya pokok ibadah haji atau BPIH pada tahun 2010 turun sebesar 36 dollar AS atau setara Rp 327.000 dibandingkan tahun 2009.

“Penurunan diakibatkan dipindahkannya sejumlah komponen direct cost yang harus dibayar anggota jemaah ke pos indirect cost. Biaya indirect cost dibayar dengan menggunakan dana optimalisasi setoran haji,” ujar Suryadharma kepada para wartawan, Selasa (13/7/2010) di Kantor Presiden, Jakarta.

Pada tahun ini, biaya tak langsung yang tidak dibebankan ke jemaah menurut Suryadharma adalah sewa hotel transit di Jeddah, biaya selisih distribusi pemondokan di Mekkah, sewa cadangan pemondokan di Mekkah, konsumsi masa kedatangan dan kepulangan, konsumsi di tempat transit di Jeddah, Arafah, dan Minah, pelayanan bongkar muat dan pengangkutan barang, serta lainnya.

Di sisi lain, jumlah jemaah haji yang dapat ditampung di pemondokan haji ring satu meningkat dari 57.000 orang menjadi 126.000 orang. Jarak antara pemondokan ring satu dengan Masjidil Haram antara 0 dan 2 kilometer. Jumlah haji 2010 mencapai 211.000, terdiri dari 194.000 anggota jemaah haji khusus, dan 17.000 anggota jemaah haji khusus.

Baca lebih lanjut

Menag: Pesantren Punya Daya Juang

Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, dalam sejarah pendidikan Islam, madrasah dan pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam utama yang menunjukkan daya juang dan eksistensinya kokoh hingga kini. Pada Pembukaan Perkemahan Pramuka Akbar Siswa Madrasah dan Santri Pondok Pesantren se-Kabupaten Bekasi di Kecamatan Bojongmangu, Suryadharma menyebut kedua lembaga telah berjasa mengembangkan dan memberdayakan intelektual masyarakat Indonesia.

Banyak tokoh besar bangsa Indonesia adalah hasil dari produk kedua lembaga itu, katanya.Madrasah dan pesantren telah menunjukkan kiprah nyata dalam pembangunan karakter bangsa baik secara kelembagaan maupun secara personal para alumninya.

Seiring dengan waktu, katanya, kedua lembaga itu mengalami transformasi kelembagaan. Ini menjadi konsekuensi logis dari semakin besarnya perhatian masyarakat dan pemerintah terhadap madrasah dan pondok pesantren.

Baca lebih lanjut

Bantahan Isu kiamat tahun 2012

Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha

DENPASAR, KOMPAS.com — Sejumlah peneliti antariksa di dunia memprediksi puncak badai matahari akan terjadi pada pertengahan tahun 2013. Indikasi tersebut berdasar pada aktivitas matahari yang saat ini terus meningkat. Aktivitas matahari ini berupa medan magnet, bintik matahari, ledakan matahari, lontaran massa korona, angin surya, dan partikel energetik.

“Pada 2012 hingga 2015 bintik matahari diperkirakan mencapai titik yang sangat banyak dan itu akan memicu banyak ledakan,” ujar Dra Clara Yono Yatini, MSc, Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), di sela-sela sosialisasi fenomena cuaca antariksa 2012-2015 di Denpasar, Bali.

Baca lebih lanjut

Ketua Umum PBNU Yang Baru Sowan Ke Lirboyo

Setelah sukses terpilih menjadi Ketua Umum PBNU yang baru dalam muktamar NU ke-32 di Makasar, untuk yang pertama kalinya KH Said Aqil Siradj sowan kepada KH Idris Marzuqi di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (07/04) malam.

Kunjungan Kiai Said ke Lirboyo didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf. Keduanya diterima langsung oleh KH Idris Marzuqi yang sempat diisukan wafat oleh pihak tidak bertanggungjawab melalui pesan pendek, SMS. Sebelumnya, Kiai Said juga sowan kepada KH Mustofa Bisri (Gus Mus) Senin, (04/04).

Dalam kesempatan tersebut Kiai Said mengatakan, “Saya kan alumni sini (Lirboyo) tahun 1968-1971. Saat pertama ada niat untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum PBNU, saya ditemani Gus Ipul sowan kepada KH Idris Marzuqi. Dan setelah berhasil, saya sowan lagi,” tutur Kiai Said.

Baca lebih lanjut